Cerita Jakarta #2: Memang Semprul!@%!*?

Rumah Rabel ternyata bermasalah. Rumah sumuk itu jadi perebutan sebuah keluarga besar yang tak akur.

Dasar makelar! ternyata kami membayar pada orang yang tidak tepat. Dari awal kami tahunya ya si bapak A yang mengurusi rumah kami. tambah hakul yakin 110 persen bahwa si bapak A yang bertanggung jawab setelah dia dengan gagah berani mengurusi waterfall yang nggerojok nyaris meruntuhkan langit-langit rumah.

Lha tiba-tiba muncul si ibu I dengan utusannya mbakyu S yang konon kabarnya cantik seperti pesohor tante Desi Ratnasari. dua orang ini mengaku sebagai pihak sah pemilik rumah rabel. Dan mbakyu S inilah yang paling sering nongol ke rumah rabel. dia menyampaikan pesan bahwa kami harus segera angkat kaki dengan alasan yang kontrak setahun yang sudah kami bayar di muka ke bapak A dianggap tidak ada. dasar makelar! mbakyu yang ramah tamak ini maunya kami membayar sewa lagi padanya. cantik-cantik kok maruk.

silang sengkarut, karut marut, berkerut-kerut. perang urat sarap belum juga berakhir sampai saat ini padahal sudah meluntjur menjelang akhir tahun 2011. bapak A sok menjamin kami tidak harus pindah karena sudah bayar. sebaliknya mbakyu S ingin supaya kami segera pergi, kecuali kami membayar sewa lagi. mbakyu S ternyata bawel tapi nggak mau repot. dia lebih suka mengutus pacarnya mas D untuk meningkatkan tensi, nyuruh kami berkemas dalam dua minggu! sarap! nggak cuma dengan kata, tetangga mengabarkan mereka juga menebar rapalan rajah dengan air bertuah di halaman rumah. entah supaya rumah kosong di sebelah segera laku terisi, atau mungkin sebaliknya supaya keluarga rabel nggak betah dan segera angkat kaki. sekarang ini, dari lima rumah sengketa di situ, hanya satu terisi, yaitu rumah nomor 2A yang ditinggali keluarga rabel.

Jakarta memang semprul!

Makelar-makelar tamak itu bikin balada kontraktor makin panjang. lakon keluarga rabel seperti drama dengan jumlah babak yang tidak tertebak. beruntung, Nik the girl next door tangguh menghadapi perang urat sarap. dengan mental baja dia menghadapi kebawelan duo mawut mbakyu S dan pacarnya mas D. bertekad mendudukkan keluarga tak akur satu meja bersama pak RT yang baik budi. namun, Nik akhirnya urung duduk bersama di meja itu. kisah duka menyelusup membuat Nik pun mengambil jeda (aku ikut berduka, Nik). untunglah ada Put yang rela mengambil alih peran. maafkan aku, nggak ada dalam lakon saat kalian butuh pemeran pengganti …

Cerita Jakarta #2: Memang Semprul!@%!*?

2 thoughts on “Cerita Jakarta #2: Memang Semprul!@%!*?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s