Kabel-kabel Bikin Repot

Empat hari di daerah tanpa sinyal bukan berarti aku bisa meninggalkan ponsel. Menuju ke sana, aku masih perlu ponsel.Sekadar menyapa the girls next door. Dan tentu berkabar pada orang yang mengkhawatirkanku tapi nggak mau bilang (ya kan Maun?).

Perkara kabel ini pun ibarat selilit. Kecil tapi nggriseni. Kabel charger ponsel kalau ngruntel lumayan makan tempat. Itu belum termasuk kabel charger batere kamera batere cadangan yang semuanya aku paksakan masuk dalam tas plastik kecil berbungkus tas yang juga kecil. Intinya ditinggal jangan dibawa merepotkan. Kecil-kecil berat makan tempat.

Tapi baiklah. Akhirnya semuanya sudah pada tempatnya. Aku sudah mengepak semua kebutuhan dalam satu tas besar. Ada dua stel kaos, celana, plus jeroan berjejalan dengan kaos kaki dan sarung tangan. Buntelan itu berhimpitan dengan jaket, alas tidur, dan ransum yang (pasti) remuk. Aku siap berangkat.

Dunia hening, izinkan aku masuk .. Tapi aku pasti pulang untuk membagi segudang cerita, denganmu..

Kabel-kabel Bikin Repot

4 thoughts on “Kabel-kabel Bikin Repot

  1. put says:

    walah nduk..nduk…

    klutak klutik sampai malam cuma ribet urusan kabel toh. wkwkwkwk
    ati2 ipod barunya jangan sampai membeku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s