Balada Buah Pome

Uugh .. gemas betul rasanya lihat iklan tentang buah pome!

Masih ingat nggak, beberapa waktu lalu muncul iklan minuman jus botolan yang mengusung rasa buah pome. Mbak Titi Kamal dengan lenggak lenggoknya yang khas memperkenalkan minuman jus buah pome ini. Sehat dan segar gitu kira-kira pesannya. Waktu itu tetangga nanya, “Buah pome itu apa sih?”

Lha sekarang ini muncul iklan lain lagi. Sebuah iklan koran kira-kira tulisannya: buah Pomegranate, buah kaya manfaat dan riwayat … bla-bla, dijelasin kandungan dan gunanya bagi kesehatan, bla bla … dimanfaatkan  sejak zaman bangsa Himalaya dan Persia pada 3500 SM, Yunani pada 500 SM, Inggris 1500 M, dan bla bla bla .. jreeeng Indonesia pada 2010 muncul gambar si jus kemasan kotak.

Nggak lama setelah iklan cetak itu muncul, aku lihat versi iklan televisinya. Tentu dengan kemasan yang lebih dramatik, jus merah yang mengucur tampak segar diimbangi suara narator yang lembut meyakinkan. Narator bilang inilah buah pome bla bla baik untuk kesehatan dan kesegaran tubuh.

Pome ..  pome …  pome …..! kata itu mengetuk-ngetuk kepalaku.

Ini keterlaluan sekali! Kenapa sih nggak dibilang aja, itu buah pome adalah Delima yang sudah ada sejak zaman nenek moyang ada di tanah air ini!

Delima adalah simbol tua kesuburan dan kemakmuran. Entah ya, keyakinan ini apa mungkin karena bijinya yang banyak dan warna merahnya (kalau matang di pohon) yang menggoda itu.  Bijinya ini kayaknya memang jadi daya tarik, sampe orang Prancis bilang delima adalah apel berbiji, pomegrenade (kasihan ya…  nggak punya kosakata yang banyak sih sampe delima dibilang pome eh apel).

Baiklah, contoh yang jelas lainnya. Delima adalah buah wajib untuk upacara kehamilan tujuh bulan di Pulau Jawa. Pada upacara itu, orang Jawa, Sunda, dan Betawi mencampurkan delima bersama enam buah lainnya dalam rujak.

Keyakinan tradisional pada delima ternyata bukan gelembung kosong. Berdasarkan sejumlah penelitian, delima mengadung antioksidan jenis polyphenol dan tanin untuk melawan kanker. Konon, masih perlu penelitian lebih lanjut, kandungan antioksidan ini lebih tinggi daripada kandungan dalam teh hijau.

Walaaah.. mbok ya bilang aja kalau itu delima. Apa delima terdengar kalah lezat daripada pome?!

Balada Buah Pome

3 thoughts on “Balada Buah Pome

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s