Pendek

“Ingatanmu terlalu pendek!”

Begitu kata seorang teman yang suka membanyol kepadaku. Awalnya, aku pikir itu salah satu bayolan barunya. Tapi setelah aku pikir dan pikir lagi, omongannya itu ada benarnya.

Ada ribuan kata dalam otakku. Rasanya, kata-kata itu berseliweran di kepalaku dan siap terlontar keluar. Tapi, begitu ingin melepaskannya satu persatu, beberapa kata itu ngabur entah kemana. Mungkin menyelinap lewat telingaku, atau mungkin terjepit di sela-sela lipatan otakku, atau tercecer di jalan becek. Alhasil, ketika mau mengatakan sesuatu pada seseorang, blesssss … sepertinya mulutku hanya mengeluarkan udara hampa. Lupa mau bilang apa. Dan aku perlu beberapa detik untuk mengumpulkan kata-kata yang tercecer itu. Itu terjadi beberapa kali dalam sebulan ini.

Dan terjadi pula beberapa kali dalam sebulan ini, aku bangun dalam keadaan lelah. Rasanya seperti joging lima lap dalam tidur. Capek. Badan pegel. Mata berat. Dan ketika  berhasil membuka mataku sepenuhnya, aku perlu beberapa detik untuk mengingat hari. Memang nggak penting untuk selalu ingat hari ketika bangun tidur. Tapi rasanya jengkel sekali ketika bangun tidur spontan otakku mendesakku menjawab hari ini hari apa? 

Dan terjadi pula beberapa kali, aku sering lupa apakah sudah mematikan tivi atau belum, di mana menaruh hapeku, sudah mematikan lampu kamar mandi atau belum, sudah mengunci gembok pintu kandang sepeda motor atau belum, ini itu, itu ini, sudah belum, banyak lah! Namun, ketika aku mengecek ulang, ternyata semua sudah dilakukan! Kesimpulannya, aku pun jadi parno dengan sindrom lupaku.

Sebal!

Hmm.. sepertinya aku perlu senam otak!

Pendek

6 thoughts on “Pendek

  1. tak perlu senam otak. yang diperlukan hanya mengistirahatkan prosesor dalam batok kepalamu. biar jernih, sejernih akal sehat.

    sindrom lupa terjadi bila ada badai informasi di prosesormu yang disibukkan dengan 1001 kerjaan tanpa pernah kelar.

    berhenti sebentar sambil menghela nafas. segalanya jadi tampak bening. sebening nicole kidman…hehehe

  2. Iya, Non. itu tanda2 semua yang ada padamu, terutama otak namun terkecuali semangat, lagi overloaded. take a rest lah. mumpung masih punya Bos jadi bisa cuti he..he..(emang semarang hik..hik..)

  3. tak perlu mengejarnya. nikmati waktu itu. bukankah engkau surya yang bisa mengatur waktumu.

    btw, ini komentar langsung dari internet gratis dari bandara changi di negeri merlion, ya berkejaran dengan waktu dan pesawat yang hendak boarding…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s