Banyak orang yang menyukai senja. Dan aku, Indah Surya Wardhani salah satunya. Meski memoriku tentang senja tidak selalu indah, tapi rasa-rasanya mengobrol di senja hari selalu menyenangkan. Apalagi kalau ada secangkir kopi dan cemilan pisang goreng yang hangat. Namanya juga obrolan, ya pastilah ceritanya macam-macam. Patah hati atau jatuh hati itu biasa. Tidak selalu ceria, kadang malah sendu. Ada juga bisik-bisik ala permukiman padat yang gak perlu ditelisik benar nggaknya. Dan kalau pun ada informasi yang nggak basi, mari kita bagi.
Jadi, mari mengobrol bersamaku …!



November 12, 2007 at 5:47 pm |
sama, saya juga pencinta senja. selamat pindahan….
November 12, 2007 at 10:29 pm |
wihhh dah jadi pindahan ya, Ndah
selamat packing n nata ulang rumahmu ya. jangan lupa sering2 disapu n dipel (lohh?!!). jangan lupakan aku yaaa… aku akan tetap setia di rumah lamaku…
November 13, 2007 at 12:22 pm |
Asyik, Obrolan Senja sudah boyongan di rumah baru. Bisa sering-sering komentar tanpa repot login Blogger.com.
Selamat pindah-pindah. Bila banyak yang dipindah, ada tangan yang siap sedia. Kupikir pindah di kos baru? Ternyata pindah di dunia maya.
Mari. Mari. Kita jejagongan baru. Selamat datang Obrolan Senja di blogosphere WordPress.
ps: sayang, komentar di sini dah kedahuluan.
November 13, 2007 at 2:50 pm |
hi indah!
senang ngobrol bersamamu diwaktu senja. sambil menatap senja orienta yang makin malam makin lenyap dan kita adalah saksinya untuk mengecap jejaknya..dengan secangkir teh dan sebuah pisang goreng yang menemani omelan kita..semoga semakin membuat lebih indah dan ruwet..rumah barumu..semoga kamu lebih produktif di rumah barumu..tapi ndah rumah pertama kita adalah rumah yang sarat akan sejarah. penuh dengan perjuangan dan “jatuh bangun” kita…
November 13, 2007 at 5:28 pm |
kulo nuwun, mbakyu..
November 14, 2007 at 8:21 am |
Akhirnya Ade sampe juga disini, pernah lihat nama ini di HP [...], semoga berkenan memberi tempat pijakan.
-Ade-
November 20, 2007 at 2:01 pm |
Boyongan kok ndak ngundang-ngundang tho?
Saya kan bisa ikut mbantu ngangkut sing abot-abot.
Saya jadikan tetangga ya mbak……
January 28, 2008 at 4:24 pm |
Terasmu sungguh nyaman. Dan rasanya aku bisa mencium bau teh melati dari sana.
March 27, 2008 at 7:50 pm |
ndah kemana aja???? :p
April 3, 2008 at 4:43 pm |
Hmmm….U seorang pujangga yapZ..
May 23, 2008 at 4:06 pm |
Hm… rumah nya lebih wangi…
August 14, 2008 at 3:50 pm |
prolog ya simpel namun sarat gaya sastra yang lumayan “dalem”.
anda orang yang cerdas & lugas.
mampir ke blog sy ya, & jangan lupa kasih komentar dan isi polling di blgo sy. terima kasih…
oya… mudah”an tulisan dalam blog sy bisa jadi obrolan senja kita..
September 10, 2008 at 4:55 pm |
Saya teringat tak pernah merasakan indahnya senja di desaku. Hampir setiap senja orang duduk-duduk di pagar terbuat dari susunan batu pembatas kampung dan jalan raya. Orang mengobrol tanpa menghiraukan indahnya senja. Orang duduk dan bersenda ria sambil menunggu giliran mandi di sumur tua setelah mencebur di laut. Saya baru sadar senja itu indah ketika aku turut para pengagum semburan matahari pagi di puncak Dieng dan mengherani para penjual senja di Bali.Aku punya senja indah tak terhiraukan.
Obrolan senja idemu bikin aku ingat obrolan senja petani desa habis berkebun atau iris tuak di bibir pantai laut Sawu,Nagekeo, Flores. Ada yang beda . Orang desa saling kopi darat bertatapan dan kita bersilancar di alam maya. Orang desa obrol dibarengi senyum dan tawa sukacita tetapi orang modern senyap memikul beban mencari cara alih lara.
September 26, 2008 at 9:44 am |
Buat gw suasana sunset emang melo, gak peduli mo sambil ngobrol pa kagak, berberapa atau cm nyengoh sendirian tetep asik. Suasana senja paling topmarkotop klo pas puasa, mak nyeeeessss. Buat gw senja jd lebih indah jika bersama si Indah ini, he,he. Bukan berarti Indah bagaikan cemilan pisang goreng yang hangat, tapi bersama jeng Indah yg suka senja ini emang trasa lebih INDAH saat mengantar sang SURYA tenggelam bagai “WARDHANI” (Wajah Ayu Rupawan Dikala Hari AkaN bergatI)
January 17, 2009 at 4:27 pm |
Halo Mbak’e
Mbaknya suka senja ya…oww…sekali-sekali mampirlah di Warung Senja dekat alun-alun selatan…hee…bukan promosi…aku ga ada hubungan apa-apa dgn pemilik warung itu =)
Di sana ada teh poci gula batu dan menu spesial gule kambing
Akhirnya aku terperosok betul mempromosikan warung itu..haha
Kapan2, jumpa lagi
April 29, 2009 at 8:03 pm |
indah, long time no see. pripun kabare? asyik jg baca tulisan2mu.
May 3, 2009 at 4:07 am |
Selepunk is dropping by…
Pengen ngasih komen, takutnya nggak kompeten untuk komen, so, kasih saran aja: teruskan menulismu, Cem…..
Visit my website:
http://www.kusuma08.co.cc
Ato kalo pengen beli produk ku:
http://biokim.kusuma08.co.cc/
Salam,
Selepunk.
July 11, 2009 at 10:47 am |
aku lebih cinta secangkir teh hangat…lebih bening
aku juga lebih senang dengan Fajar…karena Senja terlalu sedih untuk dijalani karen amalam akan tiba
August 25, 2009 at 6:46 pm |
Ini Indah yg SMU Teladan angkatan 99 bukan yaaa??
August 30, 2009 at 10:35 pm |
Hwaaaa!!! Senangnya bertemu teman lama!;)
Kabarku baiikk..km gmn, Ndah? hehe…
Ikutan milist katy99 gk to?
Eh, posisi dmn skrg?
October 20, 2009 at 8:20 am |
Sudah lama saya tidak bersua atau sekadar singgah sejenak di pelataran laman ini…. Ternyata ada yang berubah walau sedikit…